Ketika hati ini mulai lelah melangkah
Dan hati ini mulai berpaling dari-Nya
Aku pun mulai berhenti
Terdiam dikeheningan sepi
Dan aku bertanya pada hati ini
Akankah selalu seperti ini
Setiap detik selalu berbuat salah
Kesalahan yang sama kepada-Nya
Dan kembali ku bertanya pada hati ini
Akankah Ia memaafkanku
Karena diri ini senantiasa berbuat dosa
Teman...
Tolong ingatkan diri ini
Diri yang hina lagi bernoda
Yang senantiasa khilaf penuh dosa pada-Nya
Yang selalu lalai dengan perintah-Nya
Yang tidak mendengar seruan-Nya
Teman...
Dukung dan do’akanlah aku
Agar tetap berada dalam jalan ini
Jalan yang di Ridhoi-Nya
Jalan yang telah ada sejak Kekasih-Nya ada
Teman...
Ku tau jalan ini panjang tak berujung
Yang ku tau, kematianlah ujung dari perjuanganku
Teman...
Dukung dan do’akan aku, agar TIDAK GUGUR DI JALAN INI
oleh :(Abi Priyo)
iklan
Kamis, 11 Juni 2009
Sebuah Surat Cinta Untukmu
Sebuah Surat Cinta Untukmu
Ini hanyalah sebuah surat yang kutulis untukmu
Sebuah surat yang berisikan ungkapan bahwa diriku amat mengagumimu
Sebuah surat yang kutulis hanya untukmu seorang
Sebuah surat yang kutulis dengan hati ini
Hati yang merindukan arti dari Cinta-Nya
Hati yang merindukan Kasih Sayang-Nya
Hari yang mendambakan Diri-Nya
Kutulis semuanya tanpa ada dusta dihatiku
Kutulis semuanya dengan sebuah ketulusan Cinta
Kutulis saat dimana hati ini telah mencintai-Nya
Kutulis saat dimana aku lelah dalam berjuang
Kutulis saat aku palingkan pandangan dari perjuanganku
Teman....
Apakah kau tau apa yang sebenarnya terjadi
Ku merasa ingin sekali berjuang bersamamu
Bersama dalam langkah perjuangan ini
Bersama dalam membagi rasa lelah ini
Bersama saat kita sedang beristirahat sejenak
Teman....
Kurasa kau tau apa maksudku
Kurasa kau tau apa keinginanku
Teman, biarlah aku beristirahat dalam gelapnya sepi
Biarlah aku sendiri, untuk mencari
Mencari Kebahagiaan, Cinta, Ketulusan, Kesetiaan yang sebenarnya
Teman....
Biarlah do’a dan dukunganmu yang menemaniku
Menemani di saat aku melangkah kan kaki ini
Teman....
Berat rasanya hati dan kaki ini
Bila tanpa do’a dan dukunganmu
Untuk melangkah di Jalan-Nya
oleh: (Abi Priyo)
Anti Virus
Berfikirku dalam diam
Bersandarku dalam keheningan tepat di depan komputerku
Tersadar aku dalam pikiranku
Terbayang dengan sebuah persamaan
Benakku mulai membayangkan
Tentang dua hal yang amat mendasar
Hal pertama ialah Anti Virus dan hal kedua ialah Keimanan Manusia
Menilisik pikiranku untuk mencari
Kubiarkan ia pergi kasana kemari
Terbesit satu kata dalam pikiranku
Satu yang aku pun tak pernah lupa
Kata itu ialah UPDATE
Mulai ada perdebatan dalam pikiranku tentang kata itu
Pikiranku pun mulai menyimpulkan semua
Dan hasilnya adalah sebuah pembenaran tentang kata UPDATE
Pernahkah kita berfikir bahwa semua Anti Virus itu sama saja
Tak ada yang bagus diantara semua
Begitu juga dengan Keimanan Manusia
Semua sama
Meyusuri ruang kosong pikiranku terus mencari
Bahwa Anti Virus yang terbaik adalah yang selalu di UPDATE
Begitu juga Keimanan Manusia yang terbaik adalah yang selalu di UPDATE
Di setiap helaan nafasnya dengan selalu ingat padaNYA
oleh: (Abi Priyo)
Salahkah
Kutahu bahwa diri ini hanya manusia biasa
Kutahu bahwa diri ini bukanlah malaikat
Kutahu diri ini selalu lupa dan khilaf
Ya Rabb…thank you
Atas semua nikmat yang Kau berikan padaku
Pada hambaMU yang lemah ini
Yang selalu menagguhkan waktu-waktuMU
Ya Rabb…
Semoga tak salah bila aku berharap padaMU
Tak salah bila aku meminta padaMU
Ya Rabb…
Kasih sayangMU lah yang kuharap itu
AmpunanMU lah yang kuminta itu
Ya Rabb…
Salahkah aku bila mengharapkan semua itu
Salahkan aku bila meminta semua itu
Ya Rabb…
Diperbarui sekitar seminggu yang lalu · Komentari · SukaTidak Suka
Anda menyukai ini.
Tohir Hidayat
Tohir Hidayat pada 29 Mei 11:03
nothing wrong if you hope something in allah's way but somtime people contravene allah's law and he works to legalize his sin
Agit Muharram
Agit Muharram pada 29 Mei 16:13
ni note udh edisi yg keberapa nih hehehe
Tulis komentar...
SekenarioNYA (Abi Priyo)
Bagikan
26 Mei 2009 jam 9:58
Ya Robby...
aku pun bingung dengan semua ini...
entah mengapa dan mengapa???...
ini harus terjadi...
Ya Robby...
sungguh tak ingin aku menyakitinya...
sungguh tak ingin aku membuatnya menangis...
Ya Robby...
yang ku tahu hanya satu cinta,yaitu pada-MU...
yang ku tahu juga hanya satu rindu,yaitu pada-MU...
Ya Allah...
entah mengapa???...
ini terjadi padaku...
Ya Allah...
teguhkan lah imanku pada-MU...
teguhkan biarlah ia tetap menyala laksana api berkobar...
Ya Allah...
ku ikhlaskan sekenario hidupku pada-MU...
ku hanya ingin kan sekenario terindah-MU...
oleh: (Abi Priyo)
Puisi Untuk Teman
Ingatkah saat kita pertama bertemu
Saat itu kau hulurkan tanganmu padaku
Saat itulah kau bawa diriku
Membawaku ke dunia baru
Aku merasa senang bila bersamamu
Aku merasa bahagia didekatmu
Ternyata dunia ini menyenangkan hatiku
Teman…
Disela waktuku aku berfikir
Apakah aku dapat lalui semua
Melalui jalan ini bersama denganmu
Teman…
Kegundahan itu selalu menghantuiku
Disela istirahat dan lamunanku
Jika ku ingat saat bersamamu
Maka tak ingin rasanya aku berhenti
Teman…
Jika aku bersamamu
Serasa kuat diriku
Jika jauh darimu
Serasa lemah hatiku
Aku tahu, bahwa tidaklah mudah melalui jalan ini
Jalan panjang penuh onak dan duri
Aku letih untuk memikul beban ini
Aku lelah untuk terus berjalan dijalan ini
Tapi satu hal yang kutahu
Bahwa Ia telah membeli jiwa ini
Ia membeli raga ini dengan Surga-Nya yang agung
Jika aku mengingat akan hal ini
Letih dan lelahku menjadi tak berarti
Walau seribu tahun ku lalui jalan ini denganmu
oleh : abi priyo
Akhirnya Ia Datang
Ia datang...
Setahun sudah aku menunggunya...
Ia datang...
Kunanti kedatanganmu kali ini...
Ia datang...
Ku sambut kedatanganmu sekarang...
Tercium wangimu kini dari kejauhan...
Terlihat dirimu dengan mataku...
Ia datang...
Disini saatnya do'aku dikabulkan...
Saatnya aku tundukan nafsuku...
Ia datang...
Semoga aku tak melewatkan semua...
Semua hari-hariku...
Ia datang...
Disini tempat aku bertemu 2 kenikmatan...
2 kenikmatan yang membuatku bahagia...
Ia datang...
RAMADHAN kali ini harus kugenggam...
oleh:(Abi Priyo)
Ia Datang Kembali (Abi Priyo)
Saat aku sendiri dalam sepiku
Saat aku terpaku pada keningannya
Ketika itu ada hal yang mengusik hatiku
Entah apa, siapa dan mengapa
Ia seperti Sang Mentari dipagi hari
Kini ia mulai menyinari kembali
Ia mengantikan gelapku dan sepiku
Mulai aku menguraikan semua arti dari semua ini
Namun hati ini hanya bisa terdiam dengan bisikan-bisikan merdu
Entah seperti apa dan bagaimana aku,aku pun tak bisa mengambarkan semua
Kini hatiku mulai merasakan kelembutannya kembali
Namun tak ingin aku mengulanginya kembali kesalahan itu
Kutarik nafas panjangku lebih dalam
Agar ia hilang dan menghilang dalam kesunyian malam
Bersyukur aku atas Fitrah ini
Walaupun ia datang disaat yang tidak tepat lagi
Ya ALLAH terdiam aku sekarang dengan semua
Semua yang telah aku lakukan selama ini
Sungguh ia mulai membalut dengan balutan yang baru
Balutan yang bernama Cinta
Ya ALLAH maafkanlah aku,karena tak bisa menjaga semua ini
Yang membuatnya ia datang kembali.....
Ia Datang Kembali (Abi Priyo)
Saat aku sendiri dalam sepiku
Saat aku terpaku pada keningannya
Ketika itu ada hal yang mengusik hatiku
Entah apa, siapa dan mengapa
Ia seperti Sang Mentari dipagi hari
Kini ia mulai menyinari kembali
Ia mengantikan gelapku dan sepiku
Mulai aku menguraikan semua arti dari semua ini
Namun hati ini hanya bisa terdiam dengan bisikan-bisikan merdu
Entah seperti apa dan bagaimana aku,aku pun tak bisa mengambarkan semua
Kini hatiku mulai merasakan kelembutannya kembali
Namun tak ingin aku mengulanginya kembali kesalahan itu
Kutarik nafas panjangku lebih dalam
Agar ia hilang dan menghilang dalam kesunyian malam
Bersyukur aku atas Fitrah ini
Walaupun ia datang disaat yang tidak tepat lagi
Ya ALLAH terdiam aku sekarang dengan semua
Semua yang telah aku lakukan selama ini
Sungguh ia mulai membalut dengan balutan yang baru
Balutan yang bernama Cinta
Ya ALLAH maafkanlah aku,karena tak bisa menjaga semua ini
Yang membuatnya ia datang kembali.....
Selasa, 09 Juni 2009
love u buuukkkkkkkkkk........

engkau (ibu) adalah akar kehidupan koe
setiap orang mengatakan kata ibu....
entah kenapa selalu ingat ibu dan ingin menagis
karena ibu adalah segala-segala.......
ibu...
doa koe jadi sosok bidari yang engkau inginkan
sosok anak yang sholeha
ibu...
koe salama ini banyak meregek
tapi engkau selalu memberi harapan koe
ibu...
sampai saat ini koe belum bisa memberi "itu"
tapi yakinlah ibu
insya koe akan membawakan untuk ibu
ibu...
tak terasa telah lama koe
perpisah(merantau) dari mu
tapi sampe dirumah koe sibuk dengan dunia koe sendiri
tak pernah tahu dan tanya...
ibu...
koe ingin melebihi sosok mu
koe ingin...
koe ingin...
koe ingin...
i love u ibu karean rabbiiiiii
aminnnnnnnnnnnnnnnn
Kebohongan terjadi lagi pada koe
Ya rabbi
Kenapa koe dibohong lagi
Untuk kecian kalinya
Apakah memang koe hidup di bumi Mu
Diciptakan hanya untuk disakiti dan dibohongi
Ya rabbi
Kenapa koe selalu diperlaku seperti ini
Apa kesalahan yang telah koe lalaikan
Sehingga koe di uji seberat ini
Koe coba incorent dengan semua tindakan
Yang telah koe lakukan sesuai dengan kuardrat MU
Ya rabbi
Kenapa koe begitu gampang percaya
Dengan ombongan setiap orang
Koe terima semua apa diucapakan
Apakah koe tidak bisa menganalisis
Antara kebohongan dan kebenaran
Sehingga terjadi lagi…
Ya rabbi
Apakah kedepan dan seterusnya
Koe akan diperlukan seperti ini lagi
Jika memang koe akan diperlukan
seperti Koe rasakan saat ini
Koe terima dengan ikhlas dan memohon perlindungan dari Mu
Agar qolbu, jiwa, perasaan dikokohkan
Sekuat batu karang, sekuat akar pohon nan rimbang
Sekuat kekuatan doa ibu koa pada koe
Ya rabbi
Jangan pernah ada benih dendam dibatin koe
Pada orang telah menyakiti dan membohongi koe
Mungkin melalui kebohongan ini
Membuat koe semakin tahu arti segala ciptaan Mu
Membuat koe bertambah mensyukuri apa koe miliki
Membuat koe semakin dekat, antara koe pada Engkau
Ya rabbi
Koe percaya dengan hukum kausalitas dan hukum karma
Koe tak mampu membalas keburukan itu
Koe serahkan semua pada Mu
Apa yang telah diperlakukan pada koe
Minggu, 07 Juni 2009
Tol perpisahan
Saat itu detik-detik tak pernah koe inginkan
Dimana koe melepaskan dan menyatakan kata hati-hati dijalan
walaupun tak terungkap
tapi hanya bisa terukir dalam batin koe dengan diam dan diam
ingin rasanya untuk meluap dan melimpah rasa
tapi tak mungkin…
tapi tak mungkin…
tapi tak mungkin…
muunggggggggkkkkkkkkkkiiiiiiinnnnnnnnn
satu persatu bis-bis datang di tol itu
dari arah pelosok desa menuju kota
saat itu pula hati koe takut dan gamang
karena “dia” akan pergi jauh untuk menaiki bis itu
menuju tempat yang koe tak tahu dimana…
akhirnya perpisahan terjadi juga di sana
saat “dia”di atas bis,
koe melihat dari luar sambil menutup mulut dan coba mengalih penglihatan
agar rasa tak begitu…
saat itu pula koe tak tahan…. walaupun ko
e coba istiqfar-istiqfar
agar tak ada curuhan air mata
alhamdullillah koe mampu mengatasi
tapi qolbu tetap sedih dan sedih
namun sebelum bis itu malaju kedaerah itu koe
utus untuk balik dulu karna tak mampu melihat lagi
dengan hati-hati koe menyebarang tol
dengan perasaan tak menentu
koe hanya mampu berpesan
dengan koneksi sinyal-sinyal
apa yang koe rasakan…
terakhir koe hanya ucapain syukron atas semua…
akhirnya…
unsur-unsur telah mampu dipecahkan yang selama ini hanya…
thks’s u
special for someone
Sedih, Tak menyangka
Ya alhanin
Koe takpernah menyangka dan sadar
Dengan ini semua bakal terjadi pada koe
Karna sesaat koe hanya bisa menatap, melihat Mamandang, mendengar,
berbicara, bercerita Tertawa dan menangis
semua koe tahankan Direlung-relung qolbu penuh mahabah
Ya alhanin
Mungkinkah koe kan manatap kembali
Dengan sosok hamba mu…
Entahlah…
tapi koe sudah bisa menjawab Itu jauh dari harapan yang tertanam
Ya alhanin
Andaikan asa itu mampu koe genggam dengan jemari
Untuk menyatukan berbagai rasa
Insyallah, Akan koe genggam dengan syar’i-syar’I Engkau
Dan Koe harap jaga qolbu koe robb
Untuk tidak terjadi seperti ini lagi
Karana koe takut-koe takut
Dengan pemandangan OASE yang telah inherenkan
Dengan berbagai scenario kehidupan
Ya alhanin
Antara bahagia dan sedih
bisa menatap hamba Mu
Karena koe tahu hamba MU Menyimpan beribu galaksi cinta
Tapi itu hanya bisa koe cerita pada diary koe
Ku tak ingin bumi, angin dan matahari tahu
Dengan realitas kehidupan koe
Ya alhanin
Koe harus mampu berjalan dilorong-lorong
Dengan penuh cahaya cinta dan keimanan
Tapi semua koe pasrah pada tangan MU rabbi
Untuk menyelesaikan konsepsi rasa ini
walaupun rasa itu akan mengingap kembali pikirian koe…
ya alhanin
kabarkan pada Hamba Mu
bahwa koe…
selalu…
keep smile di daratan itu
oleh:testiani_makmur@yahoo.co.id
Jumat, 05 Juni 2009
Kerinci dan kampong ku…
Label: ಕೆರಿಂಡಿ ಕಂಪುಂಗ್ ಕು ದಂ memory, ರಿಂದುSudah beberapa bulan ku gak pulang kampong terasa rindu juga dengan tanah kelahiran ku yang jauh disana, dimana begitu banyak kenangan dan memory yang tak bisa dilupakan sungguh aku g bisa membayangkan dan untuk membayangkannya aja ku sudah merasa silau dan nyeri, seandainya suatu saat dapat seorang teman hidup orang jauh dan tidak bisa pulang kampung oooo……tidak...
Wahai insan-insan Sumatra sana ku merindu kalian semua mulai dari kesejukannya alamanya seakan-akan seperti angin sepoi disore hari yang memberi kesejukan setiap orang merasakan baik yang sedang kerja maupun nyatai sambil menikmati kopi maniz dan gorengan, keindahan alamnya yang tak bisa terlukis dengan aksara dan ungkapan. Dimana terdapat kedahsyat dan keagung tuhan jika kita melirik kiri kanan subhanallah dikililing bukit-bukit barisan serta sebelah selatan dan tenggara terdapat seonggok gunung, kecantikan membuat pesona eksotis tersendiri bagi orang melihatnya. Sebelah selatan dinamakan oleh masyarakat kerinci yaitu GUNUNG RAYA menurut cerita para orang-orang terduhulu gunung tersebut tidak memiliki kaki karena dahulu gunung tersebut berantam dengan gunung yang disebelah tenggara yang dinamakan GUNUNG KERINCI sedangkan gunung ini saat berantam salah satu tubuhnya juga hilang yaitu tidak memiliki kepala entahlah apakah cerita itu benar apa gak??? Jika dipikir secara logika sangat mustahil…hehehee
Pada umunya masyarakat dipulau Sumatra sudah mengetahui dengan gunung tersebut karena merupakan gunung tertinggi disumatara, di gunung ini begitu banyak keindahan yang tak bisa dihitung satu persatu dimulai pemandangan kebun tehnya yang terhampar begitu hijau ibarat sajadah panjang tempat orang selalu bersujud, air terjun perasap yang mengluarkan embun-embun yang berarti jika kena kulit ari-ari waduuhh begitu melayang-layang, binatangnya yang banyak ditakuti dan seram yaitu harimau Sumatra. Menurut penduduk disekitar perkakian gunung sering melihat binatang tersebut berlalu lalang serta masyarakat yang kental dengan tradisi walaupun sudah berbaur dengan adat jawa karena pemetik teh kebanyakan orang jawa. Serta tanah yang subur apapun yang ditanam insyallah bakal menghasilkan dari tanaman kentang, kol, kacang goreng dan sebagainya.
Bahasanya yang unik seperti bahasa cina karena setiap desa memiliki bahasa yang berbeda sehingga kampung hingga saat ini tak memiliki bahasa nasional, jadi kita berkomunikasi dengan kampung yang satu dengan kampung yang lain menggunakan bahasa yang berbaur, tapi yang paling aneh adalah kerinci tidak termasuk wilayah geografis Sumatra barat tapi dipasarnya sehari-hari menggunakan bahasa padang seharusnya komunikasi atau berbicara menggunakan bahasa kerinci tapi biarlah mungkin disana terletak keunikan seperti dikatakan iklan yang belang itu memang enak hehehee…. Kemudian orang-orangnya juga bisa dikatakan antik menurut orang-orang yang pernah kenal dan ketemu dengan insan kerinci mengatakan kayak orang cina dimana matanya sipit, putih, temok dan bahasanya.
Hasil pertaniannya yang berlimpah ruah dimulai daratan masyarakat petani bisa memanen padi dimana kerinci terkenal dengan padi payo sekelas dan seleting beras solok jika dimakan tidak pakai sambal aja sudah nikmatnya luar biasa apalagi dibumbui dengan sambal semakin maknyuuuuummm…dan sejenis tanam palawija kemudian dari laut walaupun kerinci dikeliling bukit barisan tapi juga termasuk daerah penghasilan ikan seperti ikan sepak, mas apalagi ya masih banyak dechh…...karena memang kampung (kerinci) terkenal dengan tanah subur dan dikaruniakan tuhan sebagai wilayah yang tenang, terimakasih rabbi engkau anugrahkan kampung ku yang penuh kenikmatan, keindahan, dan keagungan.
Kampong...
kini ku hanya bisa mengangan dan berlayang sambil mengenang lokasi-lokasi tempat dulu ku bermain-main sungguh begitu maniz dan mengasyikkan tempat pernah kulalui, ketika masih dikampung sering mengunjung objek wisata yang begitu arsitek dan estetika hanya pemerintah kerinci belum begitu optimal mempromosikan objek wisata yang ada di kampong ku bisa dikatakan tidak kalah dengan bandung atau provinsi lain di bumi nusantara ini. mungkin kampong wisatanya tidak begitu maju adalah daerahnya jauh dipendalam Sumatra sana, serta akses untuk menuju kampong yang jauh walaupun transportasi lancar tapi yang jadi masalah adalah jalan-jalan yang sangat buruk bahkan setiap kilometer terdapat lubang, mudah-mudahan dengan bupati baru jalan menuju kampong semakin dan lebih bagus dari sekarang.
Kampong...
Aku rindu dengan makanannya yang begitu khas mulai dari kentang dodol yang maniznya sedang, lembut jika dikunya waaaahhhhh terasa nyaaammmnyaaaammmm.....waduh jadi kepinggin pulang habis selama ini sudah terpengaruh dengan makanan sunda!!! Racikan kopi nur yang harum terkenal dikerinci jika sudah dilidah gak bisa nahan minta dituang lagi, mungkin kopi aceh aje lewat hihihihi..testnya seakan-akan membuat badan makin hangat dan hangat serta teh yang terkenal dengan namanya teh kerinci. Sungguh kampung ku memiliki banyak potensi jika semakin serius dan optimal digarap, SDMnya memadai merupakan tempat yang sangat bagus untuk investasi di masa depan.
Kampung...
Gimana keadaan mu sekarang sejak ditinggalkan masih seperti dulu kah atau sudah banyak perubahan, semoga tidak ada perubahan yang kenegatif seperti peralihan tradisi masyarakat yang santun, sopan dan beradab beralih pada masyarakat tidak menghormati tradisi dan jauh norma-norma seperti ku lihat diperkotaan sekarang sungguh sangat memperhatikan sehingga ku tak sanggup untuk melirik kiri kanan seperti kuda hanya bisa melotot kedepan saja karena disamping dia begitu banyak hal yang tidak harus untuk diperlihatkan dan pertontonkan. Wadduuuhhh....gimana dan bagaimana untuk mengatakan itu pada mereka bahwa apa yang mereka pakai dan kenakan tidak layak serta pantas dipergunakan tapi biarlah karena dosa dan amal ditanggung sendiri-sendiri. Mudah-mudah ku tidak terpengaruh aliran moderisasi yang menyesatkan serta tetap menjaga tradis dan agama yang ku anut.
Kampung...
Tunggu kehadiran ku, jika sudah menyelesaikan pendidikan dan sukses disini ku akan segera menghampiri dengan membawa berbagai harapan insan-insan kerinci untuk membangun dan dampak yang berguna baik orang tua, masyarakat dan pemerintahan kerinci. Kemudian aku ingin menelusuri lagi tempat-tempat ku pernah singahi dan bermain dengan teman baik SD,SMP dan SMK.
Dia “Wanita” …Selalu Disakiti
Semoga setiap langkah dan kehidupan kita selalu dicurah rasa sayang, ukhuwah, perasaan cinta terhadap sesama makhluk rabb yang dicintai bahkan dimuliakan. Mungkin hadirnya coretan kertas ini dihadapan orang yang selalu ada hati wanita itu tidak bermaksud menggangu, namun coretan ini hanya menggambar atau ilustari begitu sakitnya hati seorang wanita tersebut. Namun wanita itu terkadang juga bingung kenapa dan apa yang terjadi apakah wanita tersebut salah dalam mengambil keputusan or…ya rabb tidak mengizinkan hamba untuk saling mengenal jika belum ada ikatan halal…entah wanita tersebut bingung hanya bingung dan merenung.
Ya rabb kenapa setiap wanita ini mengenal seorang teman “dia” selalu dikecewakan apa salah yang wanita ini lakukan, setiap waktu dan detik wanita ini selalu mengerti dia yang ada dihatinya. Namun terkadang kesabaran wanita ini juga tak tertahan bahkan semakin tidak mampu lagi memendung perasaan wanita itu hanya bisa menetes air mata jika saat sujud pada mu rabbi…
Ya rabb kenapa wanita ini selalu mengerti orang yang pernah hadir dan menerangi hari-hari dalam kehidupan ku…apakah wanita ini memamang diciptakan hanya untuk memahami orang, tapi orang yang hadir dalam hidup ku tak pernah memahami wanita ini.
Ya rabb kenapa wanita selalu disakiti bahkan dikhianati baik dalam pertemanan maupun dalam relasi, namun pengkhianatan ini membuat wanita ini lebih mengerti hidup yakni kita tidak boleh begitu percaya sepenuh pada orang serta berharap yang berlebihan. Atau wanita itu terlau dingin terhadap dia yang hadir dalam kehidupan ini.
Ya rabb hati wanita tak sanggup lagi untuk menahan perasaan kecewa, sedih, pengkhinatan dan sebagainya. Namun satu hal membuat wanita ini tetap kuat untuk menjalin kehidupannya yaitu karena senyum seorang ibu yang selalu hadir dalam hidup wanita ini.
Ya rabbi…
wanita terlanjur melangkah dan mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang begitu seksama, kini wanita hanya bisa mengatakan bersalah bahkan menyesal. Wanita ini tidak akan pernah lagi untuk mencoba untuk ke-3 kalinya selain ada ikatan...? Apa yang harus aku lakukan menjalanin hubungan ini hanya mengantung diri ku sendiri, haruskah aku berhenti atau membiar hubungan seperti ini. Namun aku tak sanggup seperti ini karena aku adalah wanita yang lemah, memilikim perasaan ingin dicintai dan mencintai. sebelum mengatakan tak sanggup ya rabbi dia telah mencoba-coba untuk secian kalinya tapi hasilnya tetap tak bisa.
Sungguh aku tidak bisa lagi mempertahankan perasaan ini…
Sungguh hati ini sakit bahkan kecewa…
Sungguh ini adalah membingungkan…
Sungguh ini suatu pertanda kesalahan…
Ya Kudus
aku berharap dengan hati yang ikhlas serta penuh pengharapan tolong engkau ijabah doa-doa hamba setiap malam sujud hamba pada engkau, jaga hati hamba, jangan pernah mengenal seorang dia, selain dia akan menjadi imam bagi ku, jaga lisan hamba ya rabbi untuk menerima cinta seseorang dan jangan sampai menyakiti orang telah mengilhami kehidupan dia.
Terakhir kini jika memang sangpenjagat raya menakdir dia sebagai wanita yang selalu disakiti, pengkhianatan dan memahami orang, dia pasrah dan tawakal karena dia tahu bahwa cobaan tersebut adalah awal membuka pintu kebahagaian sehingga kedepannya wanita lebih mengerti dan paham bahwa kehidupan berputar. Tapi wanita ini sungguh yakin bahwa apa yang hamba doa setiap sujud malam insyaallah akan dikabulkan bahkan didengara. Saat ini wanita tak ambil pusing lagi dengan keadaan apakah dia mau dikhianatin bahkan disakiti karena janji rabbi itu pasti, jika kita menyakiti sesorang tunggulah suatu saat balasan itu akan datang.
Rabu, 03 Juni 2009
Getaran lain…
Ku coba memahami ungkapan itu
Ku coba menganalisa pengguanaa kata itu
Ku coba menangkap gerak motorik itu
Ku coba menyimpulkan isyarat rona wajah itu
Ku coba menghindar dari tatapan itu
Ku coba mencari makna tersirat di sudut mata itu
Ku coba menatap lambat-lambat dari itu semua
Hanya dengan suara batin, getaran nurani, diam
Dan bertanya pada diri apakah mampu mengartikan kesemua itu
Tapi jiwa merasakan getaran yang lain,
Antara suka dan benci,
saat itu pula membutuhkan perlindungan
karena melihat sesuatu yang buram
antara menatap gelombang-gelombang
dan melihat mimpi-mimpi dan harapan-harapan
Bunga
Wahai mawar nan elok
Jadilah pohon kurma dalam ketinggian
Terobsesi dan terhindar dari gangguan.
Walaupun dilempar dengan batu
Selalu memberi buah yang ranum
Wahai melati nan cantik
Jadilah seperti lebah hingap dibunga
Harum dan ranting yang segar
Memberi kemanisan setiap melirik
Wahai anggrek nan asri
Jangan engkau bersedih dan gelisah
Karena ilahi selalu bersama mu
Dan memberi nikmat pada mu
Wahai sedap malam nan harum
Janganlah euphoria yang didapatkan
Jauh dari kemaranaan
Segera tersenyum dan tobat
Wahai kasturi nan unik
Jadilah keunikan menjadi kebaikan
Pemberi rezki dan bertolongan
Walaupun mendung, kabut dan kabut
Didepan mata dan tak pernah hilang
Jargon negeri impian
Contenreng…contereng…conte
Tak terasa akan contereng lagi
Bingung mau contereng jargon mana…???
Begitu banyak jargon dari partai-partai
Petinggi negeri impian
Tapi dari sekian banyak jargon
Hanya ada segelintir yang dibilang lucu, aneh dan….
Seperti rakyat impian sering dengar, lihatin dan tonton
Misalnya nicchhhhhhhhh….
Lanjutkan…
Mau lanjutkan kemana jadi binggung
Mang sebelum Cuma jalan-jalan ditempat aje
Kok ngomong dilanjutkan
Walaaaaahhhhhhhhhhhhhh…..w
Lebih cepat lebih baik…
Mang sebelumnya koneksi negeri impian lemot
atau selama ini hanya oase publik
Sungguh tak mengerti…seakan-akan…???
Cepat itu adalah kemenangan….
Duuuuuhhhhhhhhhhhhhhh………du
Menuju perubahan…
Mang gagasan dan ide perubahan kemana, para petinggi impian
Perubahan itu banyak dan banyak
Mau perubahan kemana ya…???
Jangan – jangan perubahan ….
Heeeemmmmmmmmmmmm….heeeeee
Mau dilanjutkan, lebih cepat lebih baik dan perubahan
Yang diinginkan rakyat kecil negeri impian
Hanya Transparasi, kemakmuran dan keadilan
Rakyat kecil negeri impian hanya mampu menunggu janji
Dari kaum dilanjutkan, kaum lebih cepat lebih baik dan kaum perubahan.
Ya mudah-mudahan tidak hanya janji dan jeplas-jeplos
Ya mudah-mudahan akan terwujud keadilan
Di negeri impian….amiinnnnnn
Ku Cantik Malam Ini
Duuuhhhhhhhh….
Malam ini ku di bilang cantik
Oleh bintang, rembulan, purnama
Sungguh ku jadi malu
Mungkin ornament langit-langit salah melihat
Menatap dan mengatakan ku seperti itu
Berkali-kali ku bertanya dan berbisik
Dengan hati , apakah iya atau salah mendengar
Dan berkali ku berkaca dan bercermin
Dikaca cinta yang terpajang di dinding-dinding kamar
Tapi tak ada suara yang berbantul menjawab pertanyaan ku
Sungguh ku binggung, karena dikatakan seperti itu
Sehingga ku balik bertanya direlung jiwa
Insan cantik dan ayu seperti apa?
Seperti istri para nabi, artis, ibu-ibu yang mencintai keluarganya,
Wanita karier atau….
Tapi ku tak mau ambil pusing
Apakah ku dibilang cantik atau wajah yang kusam dan bengis
Tapi, yang harus ku hadapi adalah hari esok dengan penuh kepercayaan
Cinta, senyum , sabar dan keikhlasan
Dan tak ingin terpana terpikat hanya sederet kalimat
“Bahwa ku cantik malam ini”
Mungkin itu hanya seutai kata tak beraroma,
Rapuh, dan pancaran kalimat tak berakar
Atau aliran alfabetis buliran-buliran tak mengalir Baca Selengkapnya »»
cinta itu telah berubah
Mungkin dulu ku memiliki cinta seperti yang kau rasakan
Dimana cinta pernah terungkap dan terukir
Di laksana lautan dan pulau harapan
Ibarat zat padat berubah menjadi cairan yang telah terbang
Kemana-mana dibawa angin untuk membuka jendela kekecawaan
Dan memberi hembusan pada rantai-rantai yang berdering.
Mungkin dulu ku selalu tersenyum pada mu
seperti kau tersenyum saat ini
tapi kini tak bisa memberi reaksi senyuman itu
karena ku tak ingin neraca terjelma menjadi kebohongan
Tapi ku tetap berdoa untuk mu
semoga tuhan senantiasa menjaga mu
memberi dan mendekatkan sosok bidadari bagi hidup mu
serta mimpi mu yang diceritakan, ku berharap mimpi mu itu
adalah mimpi para pemberani dalam mencari-cari makna hidup. Baca Selengkapnya »»
Melintasi kehidupan
Coba melintasi lorong-lorong
Coba melintasi perembatan jalan
Coba melintasi daratan
Coba melintasi pulau-pulau
Hanya untuk mencari satu kata
Berhari-hari melintasi
Berminggu-minggu melintasi
Berbulan-bulan melintasi
Bertahun-tahun melintasi
Hanya untuk mencari keberadaan
Tak sedikit waktu dihabisi
Tak sedikit waktu terbuang
Tak sedikit waktu tersia-sia
Tak sedkiti waktu terluntai-luntai
Hanya untuk mencari titik gotspot
Bertanya pada tembok ”dia” hanya diam
Bertanya pada semut-semut berjejer dihanya berjalan begitu teratur
Bertanya pada cermin hanya memantul bayangan
Bertanya pada tirai hanya menutupi kegelapan
entah apa mempertemukan, sehingga mampu mengarah posisi
entah apa gerangan, sehingga mampu mengatur arah
entah apa yang dimimpikan, sehingga mampu mengontrol
entah apa diijabahkan, sehingga mampu disisikan
Akhirnya lintasan selama ini tak sia-sia
Semua berakhir dengan kemanisan
Terima kasih atas pertolongan
Semangat, dorongan, dan doa
Sehingga Mampu bertahan untuk menemukan
keyakinan dan keraguan hampir pudar serta luntur
Tanpa kalian ini tak akan berakhir
Tanpa kalian entah apa yang akan terjadi
Mungkin tak bisa mengenang legenda
Silih berganti mengejar waktu... Baca Selengkapnya »»
Sajadah kesabaran
Di atas sajadah dan berpalut mukena
“dia” mengadu pada mu rabbi
Untuk kecian kalinya “dia”
Melakoni sinema kekecawaan seperti sebelumnya yang pernah dialami
Di atas sajadah “dia” berpikir
Untuk menghilangkan variabel-variabel dan indicator
Selama ini diyakinkan dan diagungkan
Mampukah untuk mempudar serta melenyapkan Serbuk perasaan yang telah berbenih
Di atas sajadah “dia” berbaring
Untuk melelapkan mata dan melepaskan pegal kecewaan
Mampukah balsem kesabaran dan kapsul do’a
Untuk meredakan dan mengikikis kepanatan, mengalus butir-butir kesedihan
Di atas sajadah ”dia” duduk sambil bersimbuh
Seperti para peminta memohon dan mengharap serta melontar
Helain napas dengan tenggorakan serak
Sambil bersimbuh “dia” mendengungkan tajwid-tajwid keresahan
Yang telah bertali-temali disetiap kerudung romantisan cinta.
Di atas sajadah ”dia”yakinkan bahwa yang terjadi
Ibarat anggur kehidupan jika dicicipi hanya dua atau lebih
Akan membawa kemanisan, namun dimakan setangai membawa kamabukkan
Seperti itulah skenario piccisan...
Di atas sajadah ”dia” menyejukkan
Hati dengan sebuah senyum bahwa ”dia” mampu bangkit seperti baling-baling kipas
Walaupun tak sanggup berputar namun tetap memberi angin dan kesejukkan
Pada setiap yang merasakan... Baca Selengkapnya »»
Dimensi pelabuhan hati
Entah dengan siapa
Hati ini akan berlabuh
Sungguh tak sanggup memecahkan dengan sains
Terlalu rumit untuk membuka aura ini
Entah dengan siapa
Jiwa ini bersandar
Begitu dini untuk melumpuh mimpi itu
Pada makhluk yang memiliki cinta dan perasaan
Entah sampai kapan mata ini
Tak memandang tiga dimensi oase
Demi menjajaki rupa-rupa mempesona
Entah kapan kesunyian ini
Tersulap menjadi keramaian yang bersorak-sorak
Dimana disana ada aku dan dia
Dalam mengukir cinta
Sungguh tak bisa melepuh ini
Biarlah benteran dan labirin
Menjelma dan metafora menjadi tetrologi Baca Selengkapnya »»
PASRAH
Ya allah, inilah diriku
Diri yang lemah tiada daya, tanpa kekuatan dari-mu
Diri yang lemah tiada kehendak, tanpa iradat-mu
Tiada kemampuan, tanpa pertolongan-mu
Aku yakin semua ada dalam takdir-mu
Aku yakin semua ada dalam kuasa-mu
Aku yakin semua atas izin-mu
Aku yakin semua berjalan sesuai skenario-mu
Aku ingin melangkah dengan pijikkan pada kakiku
Aku ingin melangkah tanpa harus disiksa oleh perasaan cinta semu
Aku ingin melangkah dengan segenap semangatku
Ya allah, tolonglah diriku
Hilangkanlah bayangan wajahnya dari hatiku
Hapuslah segala bentuk keindahannya yang pernah terjadi dahulu
Buang segala hal yang mengusik pikiranku
Duhai engkau yang pernah hadir dalam lembaran hidupku
Izinkan aku membuang rasa cinta kepadamu dalam hatiku
Akan kuhapus segala bentuk kenangan yang pernah terjadi dahulu Baca Selengkapnya »»
Karamnya Cinta
Begitu jauh mendampar cinta
Begitu tinggi mendapat cinta
Begitu dangkal alasan cinta
Beigtu dalam meresapi cinta
Saat hadir dilingkungan tak pernah dirasakan sebelumnya
Ketika itu pula ada hal kontras dalam lika-liku
Walaupun coba menyatukan rasa dan mata
Namun kesemuaanya adalah nihil
Saat atmosfir cinta semakin melebih dari unsurnya
Coba kombinasikan grafikasi
Agar rasa ini bercabang, berbuah, berbunga dan bertunas
Tak terganti dengan pijar-pijar mendung yang menantang
Saat memahami arti alfabetis cinta yang begitu surut
Begitu banyak rahasia cinta yang rancu
Karena hanya memahami segelincir poin inframerah cinta
Sehingga tak percaya dengan alasan romancisan
Saat tak pernah menggali bumbu cinta
Seringkali tak sanggup membuka jendala hati yang tertutup
Karena takut dengan fenomenal cinta yang tak ada akhir
Dan takut kapal cinta karam ditengah derasnya rayuan Baca Selengkapnya »»
Ingin memiliki
Ku tak bisa luluh hatinya
Ku tak bisa menyentuh cintanya
Ku tak bisa mengartikan
Ku tak bisa melupakan bayangan
Mungkin dengan puisi bisa meluluhkan
Mungkin dengan bernyayi bisa menyentuh
Mungkin dengan merasakan bisa mengartikan
Mungkin dengan melelapkan bisa menghilangkan bayangan
Sepenuhnya ku ingin...
Meluluhkan, menyetuh, mengartikan
dan menghilangkan bayangan
namun seiring dengan waktu bergerak
tak mampu memiliki dan mempudarkan
antara ingin memiliki
anatra ingin menghilangkan
cahaya itu tetap memantul tiap langkah Baca Selengkapnya »»
ingin memiliki
berawal dari mana rasa ingin memiliki mu
entah apa yang membuat aku jatuh cinta pada mu
sejak malam itu...hati ku luluh
walapun engakau tidak memiliki perasaan yang sama
seperti diriku rasakan...
namun aku hanya bisa menatap mu...tetapi tak bisa memiliki mu
terima kasih atas perhatian mu salama ini
pertolongan yang begitu ikhlas tanpa mengenal kata lelah
walaupun siang maupun malam
terimakasih engkau telah membuat aku jatuh cinta
untuk kedua kalinya...setelah beberapa tahun aku tidak mau mengenal cinta
namun...setelah mengenal mu...
aku baru menyadari bahwa jauh di qolbu ku
paling dalam, rasa ingin memiliki seseorang masih ada
moga rasa ini (cinta) untuk kedua kalinya
suatu pertanda bahwa aku ingin menjalin cinta
untuk semua ihsan...
sejak aku kecewa dengan seseorang, aku beranggapan tidak akan pernah
mencintai seseorang...namun itu salah
ternyata bertahun-tahun rasa itu hilang...
akhirnya kembali lagi
walaupun hanya cinta bayangan
namun aku tidak pernah kecewa
walaupun cinta bayangan karena aku yakin
ini bertanda suatu kenyataan...
semoga alloh memperkuatkan perasaan ini
pada mu...selama ini ada dibenak bahkan dikolbuku..
ya alloh..yarabbi
biar semua rasa ini aku simpan
sampai suatu saat untuk mengatakan
pada dirinya.... Baca Selengkapnya »»
Antara pilihan
Antara cikies, tengku umar, dan penogoro
Antara neoliberal dan ekonomi kerakyatan
Antara perubahan dan dilanjutkan
Antara pemirintahan dan oposisi
Semua tim sukses lagi gembar-gembor formulasi
Yang diteriakkan, diflatform dan dijanjikan
Mungkinkah formulasi itu…???
Demi wong cilik,
Demi komlongprat atau
Demi penguasa
Jalan manapun dipilih dan terpilih
Yang diingikan rakyat 5 tahun kedepan dan seterusnya.
Yakni tidak ada cetos-cetos, cholatos, atau ceplos-ceplos
Semoga janji pernah terpapar dan terurai
Tidak hanya kaya dengan konsepsi
Namun aplikasinnya.
Namun akan terasa indah dan cantiknya
Jika ketiga jalan ini disatukan dalam pemerintahan kedepan
Akan membentuk primadi emas atau gold triangle
Sehingga perbaduan konsep-konsep yang ada
Akan berjalan dengan mulus
Dan berbuah kedamaian dan kesejahteraan.
Untuk tanah surga
Aminnnnn Baca Selengkapnya »»
Di bawah naungan kerinduan
Tak terasa telah berapa tahun
Kita-kita berbagi, menjalin cerita
Kisah klasik di kampus
Dan estotika perjalanan yang kita iringi
Kini akhir dari persamaan, senyum, tawa, canda
Dan kesedihan mulai berbudar dari relung hati
Kita-kita semua
Dimana kita terpisah oleh keadaan dan waktu
Sungguh begitu rumit untuk menghilangkan bayang-bayangan
Yang telah terukir di dinding jiwa
Kita-kita akan kembali daerah masing-masing
Untuk menoreh prestasi dan asa yang tertanam selama ini
Dan begitu sulit pula kita-kita untuk diketemukan lagi
Kita-kita hanya bisa bertemu dengan dunia koneksi
Mungkinkah kita-kita dipertemukan???
Dimana kita menceritakan memory pernah terjalanin
Dimana kita mencerita tentang keluarga, karir dan sebagainya
Dimana kita kembali mengukir cengkar cengkir itu
Sungguh begitu tak mampu menghilangkan
Naungan kerinduan dan naungan kenangan
Itu……???? Baca Selengkapnya »»
Payung persahabatan
Hujan nan begitu deras
Telah membasihi sekujur tubuh kita
Walaupun kita mencoba berlindung dibalik
Payung-payung yang berwarna merah
Namun tak mampu melindungi raga ini
Dari tetesan air hujan begitu terus membasahi
Tetapi kita tetap melangkah untuk mencari itu
Walaupun payung merah itu tak mampu
Melindungi ku, tetap senang dan bahagia
Karena senyuman mu nan begitu tulus dan ikhlas pada ku
Telah memberi kehangat pada diri ku
Seakan-akan kedinginan langsung lenyap dari raga ini
Seakan-akan tak merasa menggigil saat itu
Sungguh payung itu telah memberi
Arti dan makna rakap dalam persahabatan ini
Semoga ini awal dari segala-galanya
Antara dia dan nya
Terima kasih temanin dia waktu itu
Terima kasih telah berada disamping dia saat itu
Terima kasih telah bantu dia untuk mencari itu Baca Selengkapnya »»
Mencari makna
Kemana ku harus memulai
Kemana ku harus mencari
Kemana ku harus menghubungkan
Kemana ku harus mengakhiri
Siratan-siratan makna terucap
Kini telah hilang dari bibir maniz itu
Siratan-siratan kata yang pernah terdengar
Kini telah terganti kalimat tak bermakna
Mungkinkah semuanya adalah kamuflase
Sehingga begitu kontras dan…
Tapi dia yakin keseluruhan bait-bait
Itu nuasa hati yang sangat mengesankan
Ku Coba untuk mengiherenkan antara makna-makna itu
Menjadi seranting dan sepohon nasehat Baca Selengkapnya »»
DEMI RINDU
Saat berjalan dengan kerinduan
Tentang episode rindu begitu beku
Sehingga tak bisa dipecahkan
Teori-teori ilmiah dan empris
Sungguh rindu ini begitu kuat
Coba mempudar dan mengikis
Lembar-lembar Rindu namun rasa semakin memuncak
Seperti puncak gunung malaya dan seluas gurun sahara
Tak bisa diukur secara logika
Coba menoleh rasa pada versi lain
Tetap goretan dan kepekaan tak bisa ditukar dengan apapun
Kebimbingan dan kegilasahan pada sosok seseorang
Menghantui bayang-bayangan langkah jiwa
Wahai orang yang dirindukan
Pernah membayangkan dan merasakan
Getaran yang begitu dahsyat
Mungkinkah ini adalah takdir atau nasib bahwa rindu
Ini selalu di sanubari walaupun diujung bumi
Sehingga istikaqarah pun tak mampu menjawab semua Baca Selengkapnya »»
Lupakanlah
Aku telah dewasa
Aku pasti bisa menerimanya
Aku yakin mampu menghadapinya
Sepahit apapun akan kutelankan
Kan kujadikan obat yang meyehatkan
Wahai rabbiku
Tiada yang salah dengan ketetetapan-mu
Tiada yang salah dengan takdir-mu
Tiada yang salah dengan keputusan-mu
Tiada yang salah dengan ini semuanya
Tolonglah hamba wahai yang mahaperkasa
Jangan biarakan hamba tersiksa oleh bayangan wajahnya
Jangan biarkan hamba terpedaya oleh bisikan sang durjana
Jangan biarkan hamba tertipu oleh nafas yang mengatasnamakan cinta.
KEPADA SIAPA
Kepada siapa ku meminjam kekuataan
Agar lisan ini mampu bergitu pasif melafal kata cinta
Sehingga tak terbata-bata dan gugup untuk mengatakan
Dia cinta Kepada seseorang….
Kepada siapa ku meminta ajarin tentang cinta dan persahabatan
Agar ku tahu makna cinta dan persahabatan dalam lorong-lorong waktu
Sehingga tidak ada lagi penghianatan dan kekecewaaan
Pada sosok wanita itu…
Kepada siapa ku menabur dan pupuk kepercayaan
Agar setiap syair dan ukiran konsepsi serta komitmen
Pernah dinyatakan…
mampu menjadi picisan perasaan yang sebenarnya Baca Selengkapnya »»









