Mungkin dulu ku memiliki cinta seperti yang kau rasakan
Dimana cinta pernah terungkap dan terukir
Di laksana lautan dan pulau harapan
Ibarat zat padat berubah menjadi cairan yang telah terbang
Kemana-mana dibawa angin untuk membuka jendela kekecawaan
Dan memberi hembusan pada rantai-rantai yang berdering.
Mungkin dulu ku selalu tersenyum pada mu
seperti kau tersenyum saat ini
tapi kini tak bisa memberi reaksi senyuman itu
karena ku tak ingin neraca terjelma menjadi kebohongan
Tapi ku tetap berdoa untuk mu
semoga tuhan senantiasa menjaga mu
memberi dan mendekatkan sosok bidadari bagi hidup mu
serta mimpi mu yang diceritakan, ku berharap mimpi mu itu
adalah mimpi para pemberani dalam mencari-cari makna hidup.










0 komentar:
Posting Komentar