Saat aku sendiri dalam sepiku
Saat aku terpaku pada keningannya
Ketika itu ada hal yang mengusik hatiku
Entah apa, siapa dan mengapa
Ia seperti Sang Mentari dipagi hari
Kini ia mulai menyinari kembali
Ia mengantikan gelapku dan sepiku
Mulai aku menguraikan semua arti dari semua ini
Namun hati ini hanya bisa terdiam dengan bisikan-bisikan merdu
Entah seperti apa dan bagaimana aku,aku pun tak bisa mengambarkan semua
Kini hatiku mulai merasakan kelembutannya kembali
Namun tak ingin aku mengulanginya kembali kesalahan itu
Kutarik nafas panjangku lebih dalam
Agar ia hilang dan menghilang dalam kesunyian malam
Bersyukur aku atas Fitrah ini
Walaupun ia datang disaat yang tidak tepat lagi
Ya ALLAH terdiam aku sekarang dengan semua
Semua yang telah aku lakukan selama ini
Sungguh ia mulai membalut dengan balutan yang baru
Balutan yang bernama Cinta
Ya ALLAH maafkanlah aku,karena tak bisa menjaga semua ini
Yang membuatnya ia datang kembali.....
Tanah Suci Selalu Dirindukan
3 bulan yang lalu










0 komentar:
Poskan Komentar